Senin, 26 Agustus 2013

Kegunaan mineral Karbonat



Mineral karbonat adalah mineral penyusun batuan sedimen yang kenampakannya di permukaan bumi sangat melimpah. Salah satu contohnya adalah kalsit. Kalsit memiliki beberapa kegunaan, diantaranya sebagai pemupukan tanah, Kalsite digunakan juga dalam industri keramik, gelas, barang-barang gelas, kimia, bahan galian bukan logam, dan sebagainya.  Kalsit juga digunakan untuk pemurnian gula. Digunakan juga untuk mengolah sisa produk pada pabrik pengawetan, mengurangi keasaman buah kalengan dan persiapan penggilingannya. Kalsit termasuk sebagai material konstruksi, sebagai fondasi jalan atau bangunan yang menstabilkan tanah.

Aragonite adalah produk yang juga dapat digunakan sebagai substrat air asin. Sebuah substrat yang dianggap hidup ketika mengandung organisme menguntungkan berupa bakteri.  Aragonite  bisa menjadi pilihan buffering lebih efektif daripada substrat lain, kandungan kalsium karbonat memiliki kemampuan yang lebih baik untuk membantu mengontrol pH dalam tangki ikan. Warna artifisial pada kerikil harus dihindari dalam sebuah tangki air asin karena biasanya tidak memiliki kemampuan buffering substrat hidup laut. Seperti substrat lain, aragonit harus dibilas berulang kali sebelum ditempatkan di dalam tangki. namun aragonit yang memiliki warna yang indah biasanya digunakan untuk hiasan atau koleksi.

Dolomite juga termasuk dalam kelompok mineral karbonat dan banyak dimanfaatkan baik dalam pertanian, bahan bangunan ataupun dalam industri. Dolomite banyak dimanfaatkan sebagai komoditi pada industry refraktori, dalam tungku pemanas atau pencair, dalam pupuk digunakan unsure Mg untuk meningkatkan pH tanah, dalam industri cat sebagai pengisi, industri kaca, plastik, kertas, bahan pembuat semen, sorel, sea water magnesia, industri alkali, pembersi air, industri ban, ply wood, industri obat-obatan dan kosmetik, campuran makanan ternak industry keramik, bahan penggosok (abrassive).

0 komentar:

Poskan Komentar