Senin, 26 Agustus 2013

KELOMPOK PIROXENOID dan FELSPATOID


1.       Kelompok Piroxenoid
Di dalam mineral silikat, kelompok piroxenoid termasuk dalam subkelas inosilikat pada rantai tunggal. Inosilikat adalah istilah resmi untuk mineral silikat dengan struktur tetrahedral (SiO4)4- yang dihubungkan melalui penggunaan ion oksigen bersama dalam bentuk rantai. Karena struktur rantai terbentuk dari satu sisi suatu kristal ke satu sisi kristal yang lainnya, maka rantai tersebut digolongkan sebagai struktur satu dimensi.
Dalam inosilikat rantai tunggal, setiap tetrahedral dihubungkan melalui ion oksigen yang dipergunakan bersama, sehingga rasio Si/O adalah 1:3 atau (Si2O6). Susunan kelompok piroxenoid sebenarnya sama dengan  kelompok pyroxene, hanya saja pada kelompok piroxenoid kation terdistribusi dalam jarak yang lebih jauh diantara para tetrahedral silika bila dibandingkan dengan kelompok pyroxene.
Misalkan, dalam wolastonit (Ca3Si3O9) jarak perulangan kation Ca2+ adalah setiap tetrahedral ketiga, sedangkan dalam rodonit (Mn5Si5O15) perulangan kation Mn2+ terjadi disetiap tetrahedral kelima, sebagaimana tampak dari rumus kimia kedua mineral tersebut.

2.       Kelompok Felspatoid
Di dalam mineral silikat, kelompok felspatoid termasuk dalam subkelas tektosilikat. Mineral tektosilikat tersusun oleh tetrahedral silica (SiO4)4- yang terhubung melalui seluruh anion oksigen kepada tetrahedral didekatnya dalam bentuk struktur  kerangka tiga dimensi. Mineral tektosilikat seringkali disebut silikat kerangka, memiliki rasio Si/O 1:2, kecuali bila aluminium menggantikan sebagian ion silika dalam lokasi tetrahedral dimana rasio (Si + Al)/O adalah 1:2.
Sebagaimana kelompok feldspar, kelompok felspatoid adalah tektosilikat pembawa aluminium. Namun kelompok felspatoid memiliki kandungan aluminium lebih tinggi. Akibatnya, lebih banyak kation alkali (potassium, sodium, dan kalsium) yang diperlukan untuk menetralkan felspatoid.

Kelompok felspatoid umumnya terbentuk pada lingkungan batuan beku peralkalin yang miskin silika dan kaya alkalin, menjadikannya sebagai mineral indikator untuk batuan tidak jenuh silika.

0 komentar:

Poskan Komentar